Sabtu, 02 November 2024

Berbaik Sangka Kepada Allah SWT: Kunci Ketenangan dan Kebaikan Amal


Apa yang ada terlintas dalam pikiran anda, saat kita mendengar anjuran agar kita  berhusnu zann  kepada Allah SWT?Husnu zann  kepada Allah, memiliki banyak arti tentang artinya berbaik sangka kepada-Nya.Di dalamnya termasuk rasa optimis memandanga segala sesuatu berlandaskan sifat Allah Yang Maha Pemurah, Yang Maha Kasih, Yang Maha Lembut, Yang Maha Pemaaf, Yang Maha Kuasa, dan lain sebagainya.Di dalamnya juga termasuk semangat dalam bekerja, beramal shalih, beribadah.Dan bahkan di dalamnya terkandung unsur jiwa yang pantang menyerah menghadapi situasi apapun untuk terus berjuang dalam jalan-jalan kebaikan.

Berbaik Sangka Kepada Allah SWT_ Kunci Ketenangan dan Kebaikan Amal


Menghadirkan Husnu Zann dalam Hati Orang Beriman

Begitulah saudaraku,  Husnu zann  memang sangat luar biasa bila hadir dari hati orang beriman.Ketika seorang hamba mendekat dan merunduk di hadapan Allah, berharap agar amal taatnya diterima oleh Allah.Ketika itu, ia  berhusnu zann  kepada Allah SWT, bahwa Allah Maha Rahmah, Maha Tahu, Maha Lembut, sehingga ia pun penuh harap bahwa ama-amalnya akan diterima.Husnu zann,  masih menurut Imam Al Khitabi, hampir sama dengan sikap  rojaa  (berharap positif) karena di sana ada unsur keyakinan pada ampunan serta kemurahan Allah Swt. Al Khitabi mengatakan,“sesungguhnya orang yang berbaik sangka kepada Allah adalah orang yang baik amalnya. Seolah ia mengatakan, perbaiki amal kalian, berarti kalian berbaik sangka kepada Allah. Karena orang yang buruk perbuatannya, berarti buruk prasangkanya kepada Allah.”