(Hal 30)
Saat Abdurrahman bin Muljam berhasil
menikam Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu, Al Hasan puteranya
menghampirinya seraya menangis. Duka anaknya disambut Ali dengan nasehat berharga.
“Wahai anakku, camkan empath al
dan empat hal lagi dariku.”
”Apa itu ayah?”
”kekayaan yang paling berharga adalah akal. Kefakiran yang paling besar adalah kebodohan. Sesuatu yang paling keji adalah sifat ujub (bangga diri), dan kemuliaan yang paling tinggi adalah akhlak yang mulia.”
.png)